Friday, June 3, 2011 Loba Pepelengkungan

Penuh dengan tanda tanya. Tapi terlalu berlebihan tanda tanya yang terlintas. Sampai tak dapat diketahui apa jawaban dari tanda tanya itu. Ketidak pastian, mengubah alunan ke dalam keterpurukan.  
Terisolasi oleh semua harapan. Sangat jauh untuk dapat tercapai. Realita ini terlalu sesak bahkan lebih sesak dari apa yang di bayangkan. Semua semu, begitu mengikat diri.
Digg it StumbleUpon del.icio.us

Friday, April 29, 2011 Gerentes Manah

Kudu dijalani meskipun loba pengkolan oge .
Digg it StumbleUpon del.icio.us

Sunday, April 24, 2011 Kalian hanya bisa mencaci



Diam, bukan berarti tak peduli dengan semua keadaan yng menyudutkan. Terus berfikir ,apa yang sebaiknya dilakukan. Gunjingan mengalir tanpa henti, kalian anggap jasad ini tak berguna. Terus mencoba untuk memberikan yang lebih baik dari ini. Di kaji dengan pasti, belajar memahami. Sampai suatu saat akan terpecahkan apa yang baik dari yang terbaik untuk di publikasikan. Jemari tak’kan pernah lelah untuk menekan satu angka dan huruf demi huruf dari keyword yang memberikan berjuta imajinasi. Kedangkalan otak ini tak menjadikan sebuah rasa keputus asaan untuk rapuh dalam menjalani yang seharusnya tak perlu di lakoni. Berbagai narasumber terwawancara dari setiap gerakan mulut dan jari hanya untuk mengetahui apa yang seharusnya diketahui. Lancang ... kalian menilai dengan begitu salah besar. Darah masih mengalir dengan sangat deras, memberikan semangat yang bergemuruh untuk satu pembuktian, dimana langkah itu akan terhenti. Konsekuensi ini mencerahkan suatu pola fikir yang begitu dahsyat. Tuhan selalu memberikan harapan, tak’kan ada kata untuk mengeluh dalam menghadapi kenyataan. Keep struggle, jasad ini pasti akan di terima dengan harga yang memuaskan. Jiwa di sekitar hanya bisa melontarkan kalimat yang tak masuk akal, tanpa mengetahui apa yang sebenanya terjadi. Manusia berceloteh dengan kebiasaan buruk menilai dari luar, mereka tak’kan pernah menyadari bahwa mereka lebih rendah dari kalimat yang mereka lontarkan. Naungi hidup dengan kesendirian bermodalkan keterbatasan pemikiran. Tunggu penggalan kalimat yang akan di terima. Jangan hanya bisa tertawa dengan materi dan rasional yang terbelenggu dengan kemunafikan. FUCK ...
Digg it StumbleUpon del.icio.us
Keinginan terlalu kuat. namun semua tak mudah di dapatkan begitu saja. klimaks membuat jalan fikiran ini berliku. bayangan suram yang selalu mengintimidasi akan kejatuhan arti dari kehidupan. Fase terasa sulit tuk dijalani. Kearalan terus mengalir dari nadi menuju babatok.ahhh shit ...
Digg it StumbleUpon del.icio.us

Monday, March 28, 2011 Kieu Meureun


Terlilit belenggu antara norma jiwa dan nurani .
gemuruh jiwa tertekan akan keadaan .
mati berdiri dengan sebuah lamunan .
terdiam oleh iringan khayalan .
berjanji , tak'kan mengulangi seperti ini .
tapi serentak , akhlak dan ilusi terpengaruhi .
 confused , with this situation .
hopeless insurection . membuat semakin brontak .

tak terkendali . dengan sangat yakin bahwa semua hanya mimpi .
rubah semua alunan yang telah tertulis .
di luar kendali ,semua tak seperti yang terbayangkan .

fikiran ,lamunan ,khayalan bertolak dari semua yang di inginkan .
rapuh ,rusak ,terinjak ,terhempas .
fenomena kedaan semakin memperdaya jalan isi hati .

bahkan sampai detik ini tak pernah teraih semua angan yang tersimpan .
atau mungkin semua harus dijalani dengan takdir yang telah tertulis .
Digg it StumbleUpon del.icio.us
 
Copyright 2010 chad deadlysins
Carbon 12 Blogger template by Blogger Bits. Supported by Bloggermint